Monday, December 10, 2012

Wisata Pelabuhan Ratu (Tugas Kuliah)

0 comments
 
Pelabuhan Ratu Sukabumi
 
 

A. Selayang Pandang

Pelabuhan Ratu, itulah nama pantai yang terletak kurang lebih 60 km arah selatan Kota Sukabumi ini. Pantai ini merupakan salah satu obyek wisata kebanggaan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Obyek wisata ini cukup terkenal berkat panorama alamnya yang indah, udaranya yang sejuk, dan hamparan pasirnya yang luas.
Di samping keindahan alamnya, Pantai Pelabuhan Ratu juga terkenal dengan pesta laut, yaitu melarungkan kepala kerbau dan sesaji lainnya ke tengah laut. Tradisi ini diselenggarakan oleh para nelayan setempat setiap tanggal 5 April setahun sekali. Tradisi ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas anugerah yang telah diberikan berupa hasil tangkapan ikan. Acara pesta laut ini biasanya disertai pula dengan berbagai kegiatan seperti bakti sosial, lomba-lomba, dan pementasan hiburan (wayang, dangdut, drumband, tari-tarian, dan lain-lain). Tradisi ini berlangsung selama 2 hari satu malam. Untuk mengikuti acara tersebut tidak dipungut biaya.

B. Keistimewaan

Daya tarik Pantai Pelabuhan Ratu ialah kondisi gelombang air lautnya cukup cocok bila digunakan untuk olahraga surfing, sebab ketinggian gelombangnya cukup stabil. Dengan kondisi air yang seperti itu, maka di pantai ini terdapat beberapa tempat surfing yang sering dikunjungi wisatawan, yaitu Batu Guram, Karang Sari, Cimaja, Karang Haji, Indicator, Sunset Beach, Ombak Tujuh, dan Ujung Genteng. Beberapa tempat surfingtersebut ramai dikunjungi para wisatawan tepatnya pada bulan Mei hingga Oktober, saat kondisi ombak sedang tinggi.
Selain cocok sebagai tempat surfing, Pantai Pelabuhan Ratu juga menyuguhkan keindahan alam berupa batu-batu karang yang menjorok ke laut. Di atas batu karang ini, wisatawan dapat duduk-duduk sambil memancing atau sekedar melihat cipratan air laut yang menerjang bebatuan yang mirip dengan butiran mutiara. Dari atas batu karang itu, pelancong juga dapat melihat kapal-kapal nelayan yang sedang mencari ikan tampak dari kejauhan. Kapal-kapal itu terlihat kecil-kecil bagaikan perahu mainan anak-anak yang sedang terapung.
Setelah puas menyusuri keindahan Pantai Pelabuhan Ratu, wisatawan dapat menjajal aura mistik yang terdapat di Samudera Beach Hotel yang berada sekitar 300 meter dari pantai ini. Di dalam hotel itu terdapat cerita mistik tentang keberadaan kamar No. 13 yang konon menjadi persinggahan Ratu Laut Selatan, “Nyai Roro Kidul”. Kamar ini sering dijadikan sebagai tempat bersemedi meminta ketenangan batin dan berkah dalam hidup. Di kamar itu, wisatawan juga boleh melakukan semedi atau sekedar melihat-lihat suasana kamar yang disakralkan tersebut. Begitu memasuki ruangan itu, pelancong akan dikejutkan dengan suasana mistik dan desain ruangan yang didominasi dengan warna hijau. Konon, warna itu merupakan kesukaan Nyi Roro Kidul. Selain warnanya, aksesoris-aksesoris di kamar itu juga menggambarkan suasana Istana Pantai Selatan yang cukup megah.
Di kawasan obyek wisata Pantai Pelabuhan Ratu juga terkenal dengan adanya ritual tahunan yang diselenggarakan oleh masyarakat setempat, yaitu ritual mandi suci atau Ngabungbang. Kata ngabungbangberasal dari “Nga” yang berarti ngahijikan (menyatukan) dan “bungbang” yang berarti membuang atau membersihkan. Secara umum, ritual ini berarti mandi suci untuk menghilangkan unsur-unsur buruk, baik lahir maupun batin. Selain itu, ritual ini juga dimaksudkan sebagai sarana dalam memohon ampunan Tuhan, meminta kekuatan agar tercapai segala cita-cita, serta mengharapkan peningkatan kualitas hidup penuh kemakmuran. Tradisi tahunan ini diselenggarakan pada malam hari (mulai pukul 24.00 WIB) saat bulan purnama tanggal 14 di bulan Maulud, dan berlokasi di muara Sungai Cisukawayana, Pantai Pelabuhan Ratu.
Menurut pengakuan masyarakat setempat, pada awalnya tradisi ini diciptakan oleh Raja Hyang Brahma dari Kerajaan Medang Gali (galih/galuh) pada tahun 175—205 M. Ritual ini kemudian diteruskan oleh Prabu Siliwangi dari Kerajaan Padjadjaran dan berkembang hingga sekarang.
Kawasan wisata ini juga dilengkapi dengan tempat pelelangan ikan (TPI) yang menjual berbagai macam ikan laut seperti cakalan, layur, cumi-cumi, bawal, udang, dan lain-lain dalam kondisi masih segar. Pelancong dapat membawa pulang ikan-ikan laut itu untuk oleh-oleh keluarga di rumah. Bagi wisatawan yang ingin melihat langsung proses pendaratan kapal para nelayan dari melaut, dapat berkunjung ke tempat pelelangan ikan sekitar pukul 11.00—13.00 WIB. Pada jam-jam tersebut biasanya para nelayan sedang mendaratkan kapal-kapalnya.
Jika pelancong ingin melanjutkan berwisata mengelilingi Kabupaten Sukabumi, terdapat obyek wisata lain yang tak kalah menarik, yaitu Pantai Karang Hawu yang terletak sekitar 20 km dari Pantai Pelabuhan Ratu. Pantai ini konon merupakan lokasi istana Nyai Roro Kidul.

C. Lokasi

Pantai Pelabuhan Ratu terletak di Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat, Indonesia.

D. Akses

Untuk berkunjung ke Pantai Pelabuhan Ratu, perjalanan dapat menggunakan kendaraan umum (bus) dari Terminal Bogor. Dari terminal ini, pelancong naik bus jurusan Bogor—Sukabumi dengan tarif sekitar Rp 15.000. Kemudian setelah sampai di Terminal Sukabumi, naik bus jurusan Sukabumi—Pelabuhan Ratu dan turun di lokasi (November 2008).

E. Harga Tiket

Untuk dapat masuk ke kawasan obyek wisata Pantai Pelabuhan Ratu, setiap pengunjung akan dikenai biaya masuk sebesar Rp 2.000 per orang (November 2008).

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Fasilitas yang terdapat di obyek wisata pantai ini antara lain mushala, area parkir yang cukup luas, taman bermain anak, tempat bersantai, dan beberapa warung makan yang menjual berbagai macam makanan dan minuman. Selain itu, ada juga kios-kios pakaian, suvenir, dan oleh-oleh khas Sukabumi. Bagi wisatawan yang membutuhkan fasilitas penginapan, terdapat berbagai macam losmen dan hotel di kawasan wisata tersebut, mulai dari hotel kelas melati sampai kelas berbintang. Fasilitas pendukung lainnya ialah restoran, penjaga keamanan (SAR), dan peta informasi wisata.

Saturday, January 21, 2012

Jangan Jadi Duit

0 comments
Nih ya, gw dpt pmikiran wktu pas lagi diem gitu mkirin duit. Kalo dipikir-pikir yak, duit itu mudah datang dan begitu cepet berlalunya. Jadi, sama aja gitu kayak cinta yang maen-maen, bela-belain ngemis cinta buat seseorang gt, eh! abis gitu udah cuma sesaat ajah gitu. Mungkin emang bener kali ya kata lagu juga ada istilah "cinta satu malam", jadi duit juga gitu, "duit satu malam" ahahahah. So, buat ngambil duit yang udah lewat itu susah gitu. hahaha~

Sunday, January 15, 2012

Happy Classmate

0 comments

 






Itu sbagian poto-poto wktu di Villa Kota Bunga Cipanas, Puncak. Kita semua hepi, gila, konyol, sharing, ya bareng-barenglah ngebuang penat di moment begini. Mungkin, karena lama banget gak ketemu ato ngumpul kayak waktu masih sekolah gitu, jadi tuh berharga banget waktu pas reuni. Ya, pastinya kangen waktu jamannya sekolah yang ngumpul di satu ruangan dan saling berkicau satu sama laen gitu ahahah. Ya, Happy Family gitu deh. Sweat Moment~

Monday, January 9, 2012

CCTV

0 comments
Apa yang lo rasain ketika lo hidup atau ada di ruamg lingkup penuh dengan pengawasan camera CCTV ahahah. Seolah-olah dunia itu sempit gitr mau ngapain ajah jadi kaku, canggih sih canggih tapi yang biasanya kabur, telat, ato maen2 dulu kan jadi takut gitu ahaha. Kayaknya gak indah banget deh tuh yang buat berduaan yak, dikit-dikit "awas ada kamera ah ntar ketauan" wkwk. Mungkin disisi atasan mah bagus jadi terawasi tapi dilain sisi ato dunia gaib, eh! disisi yang diinjek-injek maksudnya bawahan itu gak enak banget bro. Ya, one day bisa jadi kayak mall, yang sabar ajah deh. Gw mah cukup di awasi oleh sang pencipta, yaitu Allah SWT. hha~

Wednesday, January 4, 2012

Kehidupan di SIR

0 comments
Malem, malem juga haha. Fida tiba-tiba bilang di YM gitu, katanya anak-anak SIR sekarang ngumpulnya di Meeting Time Cafe, trus juga enak tempatnya, ya gw bilang sih itungan disanamah enak-enak ajah gitu, kasarnya "mau dimana lagi" kesana pasir kesini juga pasir hehe. Ya gw ngomong gitu karna gw juga ngalamin waktu jamanya sekolah di Riyadh dulu tapi sekarang mah udah berenti ahaha. Terus, Al-Khozama tempat dimana maen bowling di kuasain sama bocah-bocah SMP yang pada bokinan gitu (maklum cinta monyet), terus gw nanya sekarang yang bokinan siapa ajah anak-anak SMP, ternyata banyak sodara-sodara! ahah. Ada yang bocah SD kelas 6 playgroup gitu, eh! playboy maksud gw, sampe-sampe yang gede ajah di godain gitu, tapi gede apanya fid? ahah, Suram!,  terus juga ada yang tuker tambah pasangan, eh! tukeran maksudnya ahah. Sesama temen maen entah itu cowonya entah itu cewenya, eh! tukeran pasangan, lo bayangin aja men, lo punya eskrim, eskrim gw bingung sebenernya dimakan ato diminum ato dijilat ato ditelen ahaha. Ya! pokoknya bgitulah, truss lo nge-eskrim lo bosen belum abis gitu trus tukeran sama temen lo yang lagi nge-eskrim juga, oh tidak sebegitu mudah kah cewe mau dituker tambah sama cowonya demi pertemanan?! ahah. Jadi "CINTA YANG DITUKER TAMBAHKAN" wakakakak. Cukupp gw ajah yang bejad ya Allah, asal jangan adek-adek gw disana ahaha. Soalnya men dsana mah kalo anak SD ato SMP di marahin ato dinasehatin, eh! malah ngelunjak bilangnya "lagian kaka kelasnya ajah begitu bya bya bya", dan alhasil satu kartu dibuka kartu yang laen ikut kebuka, gaplek emang, eh! domino denk haha. Then, aturan mulai merambat diperketat, kalo itu juga haha. Yaa! itulah kata Om Klise, Chrisye kale! Katanya masa-masa paling indah masa-masa disekolah. haha~
older post